FLEK HITAM DIWAJAH

  • 0

FLEK HITAM DIWAJAH

FLEK HITAM (MELASMA)

Oleh: dr. Dhita Karina, SpKK (Dokter RS. Delta Surya Sidoarjo)

5 Penyebab Flek Hitam Di Wajah

Melasma atau chloasma atau flek adalah bercak coklat kehitaman di wajah, akibat produksi melanin (pigmen warna pada kulit) yang berlebih. Melasma berasal dari bahasa Yunani “melas” yang artinya hitam. Melasma dapat terjadi pada pria dan wanita semua ras, tetapi lebih sering didapatkan pada wanita terutama di daerah tropis.

Penyebab pasti flek tidak diketahui, tetapi beberapa faktor dapat berperan. Faktor-faktor yang paling sering adalah paparan sinar UV (ultraviolet), hormon terutama estrogen, dimana levelnya meningkat saat kehamilan atau penggunaan obat kontrasepsi yang mengandung estrogen. Faktor-faktor lain yang juga berpengaruh antara lain penggunaan kosmetik yang mengandung parfum, obat-obat yang mempunyai reaksi fototoksik, dan beberapa penyakit sistemik juga dapat memicu timbulnya melasma.

Flek biasanya didapatkan pada daerah wajah terutama pipi, dahi, hidung, rahang. Penyebarannya simetris (kanan-kiri), tidak menimbulkan keluhan kecuali keluhan kosmetik. Flek juga dapat dikelompokkan berdasarkan kedalaman pigmen, misalnya melasma tipe epidermal, dermal dan campuran. Pada tipe epidermal didapatkan batas yang jelas menandakan letaknya yang dipermukaan kulit, berwarna coklat gelap, tampak lebih jelas dengan lampu Wood dan berespon baik terhadap pengobatan. Tipe dermal merupakan tipe yang paling sering dimana didapatkan batas yang tidak jelas menandakan letaknya lebih dalam, berwarna coklat muda sampai kebiruan, tidak berubah dibawah lampu Wood dan berespon jelek terhadap pengobatan. Sementara tipe campuran adalah gabungan antara tipe epidermal dan dermal yang berespon sebagian terhadap pengobatan. Diagnosis flek (melasma) ditegakkan berdasarkan gambaran klinis dan dapat juga dengan bantuan lampu Wood.

Pengobatan flek ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya menghindari paparan sinar matahari dapat dengan cara menggunakan pelindung misalnya topi, payung atau berjalan di tempat teduh. Perlindungan lainnya adalah dengan selalu menggunakan tabir surya pagi hingga sore hari didalam maupun diluar rumah, baik pada cuaca panas maupun berawan. Tabir surya spektrum luas UVA dan UVB dengan spf minimal 30 seperti titanium dioxide atau zinc oxide dioleskan dengan konsentrasi 2 mg/cm2, dianjurkan diulang pemakaiannya secara teratur. Penghentian pengobatan hormonal juga dapat dilakukan jika memungkinkan. Selain itu pengobatan flek dapat menggunakan preparat topikal, maupun dengan alat misalnya laser. Pengobatan topikal yang sering digunakan yaitu tretinoin (meningkatkan pergantian sel kulit mati), hidrokuinon (menghambat enzim tirosinase), azeleic acid maupun formula Kligman (kombinasi tretinoin, hidrokuinon dan steroid). Selain itu pengelupasan kimiawi atau peeling juga dapat dilakukan untuk memperoleh hasil yang lebih baik, misalnya dengan peeling asam alfa-hiroksi yang dilakukan minimal sebulan sekali. Laser seperti Fractional Resurfacing ataupun Intense Pulse Light (IPL) dapat digunakan untuk memperbaiki flek. Pengobatan untuk flek ini terbaik adalah diberikan secara kombinasi antara topikal, peeling dan atau laser.
Keberhasilan pengobatan flek memerlukan waktu dan pentingnya untuk menghindari faktor penyebab agar flek tidak muncul kembali. Pengobatan untuk flek harus berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK), sangat tidak disarankan membeli obat secara bebas karena efek samping yang dapat ditimbulkan apabila tidak diawasi oleh dokter SpKK.


Leave a Reply