Penyakit MIOM

  • 0

Penyakit MIOM

Category : Uncategorized

Konsultasi kesehatan

miom

Ibu dokter yang terhormat, saya Zulaikhah (57 tahun) mau bertanya tentang keluhan yang saya alami dalam beberapa waktu terakhir. Saya sudah menopause satu tahun yang lalu. Sekitar satu bulan yang lalu saya merasa kemeng dan mengganjal pada perut bagian bawah, setelah saya konsultasikan dengan dokter di salah satu rumah sakit, katanya dari hasil pemeriksaan USG saya didiagnosa mengalami miom dan direncanakan untuk operasi. Pertanyaan saya, 1) Penyebab miom itu apa?  2) Apakah miom itu termasuk tumor ganas?  3) Setelah operasi apakah ada kemungkinan tumbuh lagi? Mohon penjelasan, terima kasih.

 

Jawaban

Ibu Zulaikhah, semoga ibu diberikan ketegaran dalam menerima segala ketentuan Allah dalam menjalani kehidupan ini. Menjawab pertanyaan ibu yang pertama, Penyebab terjadinya miom   masih belum jelas diketahui, meski terdapat dugaan faktor turunan mempunyai peranan terhadap penyakit ini. Bilamana terdapat wanita lain dalam keluarga yang mempunyai miom, maka kemungkinan miom juga akan terjadi pada wanita lain dari keluarga itu. Pertumbuhan miom juga dikendalikan oleh faktor hormonal, terutama hormon estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi, dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan, yang mana kadar estrogennya sangat tinggi. Miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun. Hormon lain misalnya progesteron, juga dapat mempengaruhi pertumbuhan miom. Faktor-faktor lain yang juga berpengaruh adalah ketidakseimbangan emosi, misalnya sering stres, daya tahan tubuh rendah, gaya hidup yang tidak seimbang, semua itu menyebabkan gangguan pada hormon dan kemungkinan timbul miom. Ukuran besar-kecilnya miom juga dipengaruhi oleh jumlah kalori pada tubuh karena timbunan kalori dalam tubuh mempengaruhi pertumbuhan miom. Makin gemuk seseorang, makin banyak timbunan kalorinya, dan membuat miom tumbuh cepat. Sebagian besar kasus miom tidak berbahaya, tidak berhubungan dengan peningkatan risiko kanker, dan sangat jarang berubah menjadi kanker.Jadi miom merupakan tumor jinak, dimana pertumbuhannya membutuhkan waktu minimal 8 tahun. Mengenai terapi dengan Pembedahan, memang  Kadangkala diperlukan untuk mengangkat miom. Salah satu pilihannya adalah miomektomi, yaitu tindakan pembedahan yang mana hanya miomnya saja yang diangkat dan rahim tetap dibiarkan. Ini merupakan pilihan yang paling sesuai untuk wanita yang masih ingin mempunyai anak. Akan tetapi, dengan miomektomi, sekitar 10% dari kaus miom, akan muncul kembali. Pilihan pembedahan lain adalah histerektomi untuk mengangkat rahim. Histerektomi mempunyai laju komplikasi yang rendah dibanding miomektomi dan merupakan pemecahan masalah secara tuntas untuk miom. Pilihan tindakan  ini dilakukan bila kehamilan sudah tidak lagi diinginkan , atau tidak ada kemungkinan untuk hamil, misalnya pada pasien yang sudah menopause. Jadi, kalau ibu sudah menopause, mungkin dokter akan memilih tindakan pengangkatan rahim, sehingga tidak lagi dimungkinkan tumbuhnya miom. Demikian penjelasan yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat bagi penanya maupun pembaca. Amiin


Leave a Reply